Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
2

6 Keuntungan Bawa Bekal Ke Sekolah

Bawa bekal emang identik sama anak SD. Tapi anak SMP bawa bekal? Why not? Ga salah kan? Ga perlu malu kok. Teman admin banyak kok yang bawa bekal. Cowok lagi. Kenapa sih harus bawa bekal? Ada banyak keuntungan bawa bekal ke sekolah lho. Nih contohnya:

1. Bisa Jalan-jalan Ke Paris

Lha?! Apa hubungannya bawa bekal sama jalan-jalan ke paris? Kalo bawa bekal itu kan menghemat uang jajan. Kecuali kalo kamu bawa bekal tapi ga dikasih uang jajan lagi. Sabar ya. Kalo kamu seharusnya jajan Rp5000 sehari, dengan membawa bekal, kira2 kalo kamu 30 tahun bawa bekal terus, kamu bisa jalan-jalan ke paris. Seriusan.





2. Bisa Memperpanjang Umur

Lah... Makin ga nyambung ini. Tapi bener, bekal yang kamu bawa itu lebih sehat dibanding dengan jajanan. Jadi dengan membawa bekal, kamu bikin tubuh kamu terhindar dari penyakit. Kalo begitu, insyaallah kamu akan sehat terus dan dan panjang umur. Tapi umur hanya Tuhan yang tau ya..

3. Bisa Melestarikan Lingkungan

Ini seriusan. Dengan membawa bekal, kamu udah mengurangi sampah yang ada di planet ini. Kalo kamu yang seharusnya jajan pake plastik dan sebagainya, sekarang bawa bekal, jadinya ga bikin sampah deh. Kecuali kalo kamu bawa bekalnya pake plastik atau kertas nasi. Itu sama aja :/

4. Lebih Enak dan Lebih Mengenyangkan

Kalo kamu jajan, biasanya sih kurang kenyang. Apalagi kalo uang jajan terbatas. Terus jajanan yang kamu beli belum tentu enak. Tapi kalo kamu bawa bekal, kamu bisa bawa makanan semau kamu. Bawa nasi sebakul juga gpp. Kalo kuat bawanya. Trus kamu bisa bawa makanan yang kamu suka. Bawa makanan yang enak. Terserah kamu. Tapi makanannya harus yang sehat juga ya.

5. Menyejahterakan Petani

Sebagai orang yang ga jelas namun cerdas dan jenius, admin mau kalian tau informasi ini. Dengan membawa bekal, kamu berarti bawa nasi ke sekolah. Kalo kamu bawa nasi, berarti secara tidak langsung kamu telah membeli beras dari petani. Kalo beras yang petani jual laku, berarti petani untung. Kalo petani untung, berarti petani sejahtera. Sebenernya sih informasi ini ga penting-penting amat sih. Tapi.. yaudahlah. Udah terlanjur dibaca.

6. Biar Kayak Orang Jepang

Jepang itu negara termaju di Asia. Kenapa bisa begitu? Semua dimulai dari hal kecil. Sejak dahulu kala, orang jepang itu seneng banget bawa bekal kemana pun. Siapa pun. Mulai dari anak kecil sampe orang dewasa. Kalo di jepang disebutnya 'Bento'. Sampe sekarang mulai dari anak SD sampe bapak-bapak kantoran bawa bekal. Kebiasaan ini emang bagus banget. Pokoknya bekal itu top banget deh. Buktinya orang jepang yang bawa bekal terus orangnya pinter-pinter :v Trus bento yang dibawa itu biasanya dibikin bentuk yang lucu-lucu biar semangat makannya. Kayaknya admin ga pernah liat orang jepang jajan-jajan gitu. Ada yang pernah liat ga sih?

Udah sih. Itu aja yang admin bisa sampaikan. Tujuan admin post beginian supaya kamu termotivasi aja biar bawa bekal setiap hari. Selain lebih sehat, kali aja kalo semua anak Indonesia bawa bekal, Indonesia bisa maju. Ga ada hubungannya sih. Ya tapi... kali aja bisa. (ryn)

Penyebab Kita Sering Mengantuk Padahal Sudah Tidur dan Cara Mengatasinya


Sudah Tidur Lama Tapi Kok Masih Ngantuk ya?
Jika Anda sudah tidur berjam-jam, tapi masih terasa ngantuk, maka Anda perlu mewaspadai adanya penyakit di dalam tubuh. Rasa kantuk merupakan tanda yang diberikan tubuh agar orang beristirahat, yang biasanya datang di malam hari atau saat merasa lelah.

Namun kondisi tertentu dapat membuat orang selalu merasa ngantuk, bahkan di waktu kerja. Apa penyebabnya? Dilansir Webmd, berikut beberapa penyebab yang membuat orang selalu mengantuk sepanjang hari:

1. Anemia (kurang darah)
Anemia merupakan penyebab utama rasa kantuk sering datang. Kekurangan darah menyebabkan kurangnya zat besi, sel darah merah yang diperlukan untuk membawa oksigen ke jaringan dan organ tubuh pun berkurang, sehingga menyebabkan orang sering merasa ngantuk.

2. Hipotiroid (menurunnya produksi hormon tiroid)
Tiroid adalah kelenjar kecil di dasar leher, yang berfungsi mengontrol metabolisme dan kecepatan mengubah bahan bakar menjadi energi. Ketika kelenjar kurang aktif dan fungsi metabolisme terlalu lambat, orang bisa merasa badan lesu dan selalu mengantuk.

3. Diabetes
Glukosa adalah bahan bakar dari energi yang dilepaskan dalam sel-sel karena adanya oksigen. Orang dengan diabetes tipe-2 memiliki tingkat glukosa darah yang tinggi, karena tubuh tidak dapat menggunakan glukosa ini untuk menyediakan energi. Oleh karena itu, individu dengan diabetes tipe-2 mengeluh merasa lelah dan mengantuk sepanjang waktu.

4. Dehidrasi
Kelelahan dan kantuk bisa merupakan tanda dehidrasi. Segeralah cukupi kebutuhan air dalam tubuh agar selalu merasa segar dan bersemangat.

5. Depresi
Depresi bukan hanyan gangguan emosi tetapi juga banyak berkontribusi untuk gejala fisik. Kelelahan, selalu mengantuk, sakit kepala dan kehilangan nafsu makan adalah salah satu gejala yang paling umum pada orang yang mengalami depresi.

6. Gangguan Tidur
Gangguan tidur seperti sleep apnea dan insomnia juga dapat menyebabkan perasaan kelelahan dan kantuk terus-menerus. Tidur digunakan untuk memfungsikan tubuh kembali, sel-sel tubuh memperbaiki dan meremajakan diri.
Sementara pada orang yang menderita kurang tidur karena insomnia, sleep apnea, maka sistem pernapasan akan terhambat sehingga sering menyebabkan kelelahan dan kantuk.
7. Penyakit Jantung
Ketika mudah merasa lelah dan mengantuk dalam melakukan kegiatan sehari-hari, sebaiknya Anda harus memastikan bahwa jantung Anda dalam keadaaan yang baik, karena selalu mengantuk bisa jadi pertanda awal penyakit jantung.

8. Sindrom Kelelahan Kronis
Lelah biasanya segera hilang saat dibawa istirahat. Tapi untuk sindrom kelelahan kronis (chronic fatigue syndrome), lelah tidak cepat hilang dan biasanya ditandai dengan kelesuan, mengantuk, lekas marah, nyeri otot dan dalam beberapa kasus terjadi hilangnya memori. Semoga bermanfaat.

Nih Cara Mengatasinya:

1. Sayuran Hijau
Sebaiknya perbanyaklah konsumsi sayuran hijau seperti bayam, seledri, lubis, kembang kol, kankung, dan kentang manis. Karena dengan mengkonsumsi dayuran hijau ini, sahabat bisa mengtrol berat badan sahabat dan menaikkan jumlah darah dalam tubuh.

2. Kacang Almond
Kacang almond kaya akan zat besi yang dapat meningkatkan aliran darah dalam tubuh.

3. Buah
Selain mengkonsumsi sayuran hijau, bagi penderita anemia juga dianjurkan untuk mengkonsumsi buah-buah segar. Seperti aprikot, semangka, apel, anggur, kismis dan buah plum yang dapat meningkatkan aliran darah dalam tubuh kita.

4. Banyak minum Air Putih
Selain mengkonsumsi sayuran hijau dan buah kita juga diwajibkan minum air putih minimal 8 gelas/hri

5. Biasakan tidur lebih cepat
Sebaiknya kita tidur lebih awal, karena tidur terlarut larut membuat kita sulit bangun pagi

6. Pola makan
Sebuah pola makan yang buruk dapat membuat tubuh merasa lelah dan lesu. Makan makanan yang tidak sehat atau junk dapat menyebabkan tidur terlalu banyak. Oleh karena itu, makanlah makanan yang kaya nutrisi dan mencakup banyak buah-buahan segar dan sayuran dalam diet mereka dan mengurangi jumlah junk food dan makanan berminyak


0

Efek Google Glass Bagi Kesehatan



Era PC mulai memudar seiring makin maraknya laptop, tablet, dan smartphone. Sepertinya tak lama lagi akan dimulai era ‘kaca mata pintar’ dengan diperkenalkannya Google Glass.
Meskipun ada kemungkinan teknologi seperti Google Glass mengalami kegagalan, pastinya ada pula peluang keberhasilannya. Mungkin saja suatu hari nanti Facebook, Amazon, dan platform lainnya mengikuti jejak Google – era kaca mata pintar. Jika itu terjadi, apa yang akan terjadi dengan masyarakat kita dan apa efeknya bagi kesehatan kita?
Editor Mashable, Todd Wasserman, mengupasnya dalam artikel berjudul What Will Google Glass Do to Our Brains.

Implikasi kesehatan
Google Glass berpotensi membuat kita lebih lebih fokus dengan diri sendiri dan kurang berpartisipasi dalam interaksi dengan sekitar. Keterasingan seperti itu dapat mempengaruhi kesehatan fisik. Para ilmuwan mencurigai bahwa jumlah pengalaman interaksi seseorang mempengaruhi kesehatan psikologis.
Selain keyakinan umum yang mempercayai bahwa pola makan buruk dan kurang olahraga – yang disebabkan oleh keterasingan tersebut – dapat menyebabkan penyakit jantung, para ilmuwan juga telah mengidentifikasi Efek Roseto, yaitu  efek hubungan sosial dapat meminimalkan peluang terkena serangan jantung. Interaksi yang sehat antara satu orang dengan yang lain dapat membawa kebahagiaan bagi seseorang telah dibuktikan secara ilmiah dan menjadi teori Efek Roseto.

Kurang perhatian
David Strayer, Profesor Psikologi di Utah University, mengatakan bahwa seringnya akses ke layar kecil memiliki potensi yang membuat kita jadi kurang perhatian karena kita hanya bisa fokus pada satu hal dalam satu waktu.
Kurang perhatian di sini bisa dianalogikan seperti seseorang menghitung deretan orang, namun ia melewati satu orang yang memakai kostum gorila – yang seharusnya jelas terlihat. Intinya, bahkan untuk hal yang seharusnya terlihat, menjadi terlewat karena kurang perhatian. Sama halnya, ketika seseorang sedang memakai Google Glass, jangan harap ia dapat mengikuti pembicaraaan lawan bicara di depannya.

Mudah lupa
Leonardo Giusti, Peneliti Pasca Doktoral di MIT Mobile Experience Lab, mengatakan bahwa Google Glass dalam jangka panjang berpotensi merusak memori jangka panjang otak. “Akses seketika ke informasi yang relevan mengenai benda, tempat, atau orang akan mengurangi kebutuhan untuk menyimpan informasi dalam perspektif jangka panjang,” ujarnya. “Hal tersebut berpotensi secara progresif kemampuan kita untuk mengingat,” jelasnya.

Setiap bentuk perkembangan teknologi pasti memberikan dampak positif dan negatif, begitu pula dengan produk Google Glass. Kebijaksanaan para pengguna dalam menggunakan perangkat tersebut adalah filter terbaik untuk meminimalisir dampak negatif.

Back to Top